username : password :
Register | Forgot Password ?
Sitemap | FAQ's
Home | About Us | News | Event | Forum | Gallery | Membership | Partners | Contact Us

News

 

Kamis, 20 Maret 2014
Mengontrol Hipertensi

Satu dari empat orang Indonesia ternyata menderita hipertensi, atau memilikitekanan darah lebih dari 140/90mmHg. Fakta itu terungkap dalam konferensi pers The 8th Annual Scientific Meeting of Indonesian Society of Hypertension, yang berlangsung awal Maret lalu di Jakarta.

Dan karena pada sebagian besar orang, hipertensi tidak menyebabkan gejala tertentu sehingga tidak terdeteksi sampai tekanan darah diukur dokter, maka seringkali hipertensi tidak ditangani dengan baik.

Padahal, menurut Prof. Dr. dr. Suhardjono, SpPD, KGH. KGer, guru besar di Departemen Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, "Bila tidak ditangani, maka hipertensi akan berakibat fatal pada jantung, ginjal, otak, serta menimbulkan komplikasi dan beban biaya yang besar, seperti dialisis atau cuci darah."

Beratnya hipertensi, menurut Prof. Suhardjono, tidak hanya berdasar tingginya tekanan darah saja, namun harus dilihat adanya faktor penyerta lain. Secara internasional, berdasarkan studi Farmingham, risiko kardiovaskular sangat dipengaruhi oleh tingginya tekanan darah, umur, merokok, dislipidemia, diabetes melitus. Tambahan faktor risiko lain adalah lingkar perut yang dihubungkan dengan obesitas, sindrom metabolik dan kadar C-reactive protein (CRP) yang dihubungkan dengan inflamasi. Di samping itu, perlu juga diperhatikan adanya kerusakan organ target dan penyakit penyerta.

"Jadi seseorang dengan hipertensi, penyakit diabetes dan lingkar perut yang besar, tentu akan berisiko lebih tinggi terkena serangan jantung dibanding dengan yang hanya menderita hipertensi saja," tambahnya.

Pada penderita hipertensi, lanjutnya, juga dapat terjadi gangguan fungsi ginjal. Pada situasi itu, harus dipastikan dahulu apakah hipertensi yang menimbulkan gangguan fungsi ginjal itu karena hipertensi yang cukup lama, atau sebaliknya, gangguan ginjal yang menimbulkan

Untuk mencegah komplikasi-komplikasi tersebut, ketahui hipertensi sejak dini dengan rutin mengecek tekanan darah. Selain itu, sarah dr. Arieska Ann Soenarta, SpJP, FIHA, pakar hipertensi, lakukan gaya hidup sehat, diet sehat (makanan tinggi buah, sayuran, rendah lemak jenuh dan kolesterol, rendah garam dan prosuk susu rendah lemak), aktivitas fisik teratur, mempertahankan berat badan ideal, lingkar pinggang ideal dan lingkungan bebas asap rokok.

 

Link : www.readersdigest.co.id/sehat/info.medis/mengontrol.hipertensi/005/001/385


Latest News
Minggu, 24 November 2019
15th Asian-Pacific Congress of Hypertension 2019
15th Asian-Pacific Congress of Hypertension 2019... read more
Jumat, 01 Maret 2019
Hypertension News March 2019
Hypertension News March 2019 Opus 55... read more
Jumat, 22 Februari 2019
2nd Announcement 13th InaSH Meeting 2019
2nd Announcement 13th InaSH Meeting 2019... read more